Nui da Mano, Badung, Bali, resort dengan landscape Samudera Hindia dan dikenal eksotis, menjadi salah satu icon yang melekat di singgasana RDNG Bali Motopark MX GTX Team, milik Pak Wi.
Kendati berada di jalur racing segmen MX GTX, tapi soal popularitas pariwisata di Bali, tetap setia dikenalkan oleh mantan rider road race era 95 itu, termasuk Bali Motopark.

Makin spesialnya, Atas karakter jiwa besar Pak Wi dan bejibun prestasi RDNG Bali Motopark MX GTX Team, sponsor terus berdatangan, di musim kompetisi MX GTX 2026 ini.
Selamat datang dan bergabung RK Takasago, Excell Takasago, Norifumi, ADD Suspension, Koizumi dan Binna Cafe Shop Boyolali !

Intensitas partisipasi RDNG Bali Motopark MX GTX Team, di kejuaraan skala Nasional maupun openchampionship, turut melatarinya !
Termasuk di seri perdana Cleosa MX GTX Series 2026, di sirkuit Bantiran, Semarang, yang diklaim oleh Pak Wi sangat tepat, sebagai sesi kawahcandradimuka.

I Made Ony, Adin dan I Kadek Ocha, kembali full throttle di kelas-kelas bergengsi, yang dijubeli crosser dan tracker Nasional.
I Made Ony saja tercatat tampil di seluruh kelas-kelas Junior GTX, yang dimanfaatkan untuk pemanasan MX2 Novice.

Pada babak ini, Crosser dengan nomor lambung #700 itu, terpola bermain di gasingan atas, seperti evaluasi yang tersusun matang dalam private training.

Selaras oleh penampilan I Made Ony yang berkelas, setelah sukses membayangi Reyno di laga MX2 Novice, hingga mampu bertengger di peringkat ke-2.
Termasuk di kelas FFA Usia 18 Tahun, I Made Ony makin ringan membongkar kuncian rival terberatnya, sampai menempel ketat di posisi ke-2.

"Di tahun ini, kami pastikan tak lagi mengenal problem kompartemen mesin, karena di tahun ini seluruh mesin dan equipment pendukungnya, spesial diracik mengejar durability, selain torsi maksimal.
Dasar pengalaman dari penanganan beberapa engine builder, yang lantas mengedukasi kami, banyak memberi pencerahan soal point durability, "tegas Pak Wi.

Sedang Adin, tampil di kelas MX85, tercatat masih di rangkaian perjalanan menitih jam terbang.
Ditengah gempuran crosser-crosser Nasional, Adin tampil all out, tampil fight mengikuti tingginya pusaran kompetisi !

Materi, menu variabel total handicap, di sirkuit Bantiran, Adin telah menguasai, hingga ritme gaya balap terjaga stabil, dengan penyelesaian rapi, juga berkelas.
"Ini penampilan terbaik saya, tinggal memupuk mental bertarung untuk menghadapi jawara lama.
Kalau faktor skill, fisik, sampai perihal up grade kuda besi, menurut saya sudah proper semua, "semangat Adin yang mesti puas di peringkat 8.

Sementara, I Kadek Ocha di musim kompetisi MX GTX 2026 ini, terkonsentrasi di laga GTX kelas para senior, seperti FFA Open dan Sport Trail.
I Kadek Ocha tanpa kompromi, terus terpacu mencari performa terbaik gaya mengumbar power pacuan-nya diatas limit.

Ketika mengasumsikan para rival-rivalnya di laga kali ini, bertabur bintang dengan kapasitas skill berimbang ! skg



















































