.

Indonesia Drag Wars 2021, Jogja : PANJANG TREK 402 METER & KONDISI WET RACE, MENJADI AJANG PEMBUKTIAN PERFORMA VELLOX CTX-02 - CTX 05

PT. King Tire Indonesia. Setia mensuport pagelaran drag bike bergengsi IDW 2021 & representtatif menjadi sarana promosi ban drag bike Kingland. PT. King Tire Indonesia. Setia mensuport pagelaran drag bike bergengsi IDW 2021 & representtatif menjadi sarana promosi ban drag bike Kingland.

Salah satu ajang drag bike yang bergengsi di 2021. Sederetan kelas yang belum pernah digelar di event resmi di drag bike, disini dibuka untuk mensosialisasinya.

Pemaparan ini, secara tak langsung event IDW 2021, Jogja (17-18/4/2021) bertransformasi menjadi sebuah event drag bike yang aspiratif. Bahkan di hari sabtu (17/4/2021), juga ada kelas big bike, yang terus menebar popularitas kemasan event IDW 2021.

Praktis menjadi ruang representatif, bagi PT. King Tire Indonesia produsen ban Kingland, untuk road show dan menebar promo di event yang kali ini mengaplikasi panjang trek 402 meter itu.

Otomatis, dengan rentang panjang trek 402 meter, mutlak tak lagi mengadu skill rider. Tapi, performa mesin di gasingan tengah atas lebih dipertaruhkan.

Hal demikian memang bisa dibenarkan, sebab selain tuner dipacu agresif, juga wajib mempertahankan faktor durability.

Joko Suseno & Team Promosi PT. King Tire Indonesia. Tepat menjadi sarana pembuktian performa Vellox CTX-02 & Vellox CTX-05.

 

"Maka, kalau panjang trek 402 meter bisa dipertahankan dan menjadi tradisi baru semua penyelenggara, dipastikan kandidat jawaranya akan berubah, "pengamatan Joko Suseno Team Promosi PT. King Tire Indonesia.

Dan pertimbangan faktor adaptasi terhhadap para peserta, maka panitia memutuskan panjang trek terbagi 2. Yaitu 402 meter untuk mengakomodir sport 4 tak dan 201 meter untuk matic.

Joko dan Team Promosi PT. King Tire Indonesia, seperti tradisi sebelumnya tetap setia mengenalkan Vellox CTX-02 dan Vellox CTX-05 kepada publik otomotif segmen drag bike.

Kedua tipe ban drag bike yang fenomenal ini, terus mendapat perhatian dan tempat, di tengah team-team drag bike dalam pemilihan soal tapak kaki.

Wet Race. Telah terjawab dengan teknologi yang diadopsi Vellox CTX-05 & menjadi pilihan tepat para jawara.

 

Dengan profil 50/90-17 dan 60/80-17 dinilai paling ideal, untuk melayani kemampuan kuda besi dengan kapasitas mesin hingga 250 cc.

Trek 402 meter, secara tak langsung juga menjadi pengujian teknologi yang diadopsi Vellox CTX-02.

Mengingat, Inverted Groove dan Center Groove, telah dirancang low rolling resistance saat bergasing di kecepatatn tinggi. "Itu artinya, kemampuan mesin saat mengkonversi power ke speed, relatif lebih ringan dan minim hambatan, "ulas Joko.  

Point teknologi ini yang dipastikan ikut berkontribusi, dalam pencapaian top speed lebih mulus tanpa beban, untuk jarak 402 meter.

Bahkan, masa pergantian musim yang masih belum menentu, di tengah hari sepanjang lintasan sempat diguyur hujan.

Kondisi wet race, Vellox CTX-05 makin terlihat kedigdayaanya. Teknologi Driveen Groove dengan kontur melintang, menjadikan rider-rider yang memakainya, lebih pede. Sebab, traksi terjaga optimal, sekalipun kondisi wet race.  

Vellox CTX-05. Mulai marak diaplikasi rider drag bike, untuk menyiasati kondisi wet race.

 

Termasuk hasil kombinasi Wide Contact Area, yang mampu meningkatkan kestabilan traksi, hingga mampu menjaga kemampuan grip tapak kaki.

"Otomatis, dalam situasi dengan ancaman trek licin ini, konsentrasi rider yang memakai Vellox CTX-05 tak lagi terpecah untuk merubah gaya bawaan motor, "promo Joko.

Terutama rider-rider yang berlaga di kelas tune up dengan performa torsi dan HP di atas rata-rata. Desain tapak kaki seperti Vellox CTX-05 yang dinilai paling aplikatif.

Terkecuali tuner atau mekanik, wajib merubah komposisi jeting karbu, untuk mencari setingan lebih kering. Sebab, kondisi wet race, pasokan oksigen minim. Air Fuel Ratio, jadi dominan pekat, kurang ideal untuk akselerasi.

Tapi, skala prioritas owner team dan big boss pemilik team drag bike, tak lagi mengerutkan dahi, saat wet race. Tak khawatir atau was-was dengan rider, karena start kurang mulus atau tetrdampak problem spin.

Wiwik Mungil. Buktikan langsung performa Vellox CTX-05 saat kondisi wet race.

 

Hal ini juga telah dibuktikan oleh Wiwik Mungil, Brand Ambasador Kingland. Di sesi final kelas Matic 200 cc Wanita, kondisi wet race.

Dengan Vellox CTX-05, Wiwik tetap tampil sempurna saat menghadapi reaction time. Gaya mengumpan RPM, tak ada perubahan seperti kondisi trek kering.

Insting dan feelingnya kuat, menyatakan Vellox CTX-05 stabil menghadapi aspal basah.

Maka, bekal mental juara ini, yang sukses menghantar Wiwik berada di peringkat ke-2, kelas Matic 200 cc Wanita. Dan juara 1 di kelas Bracket 7,5 detik.   teks - foto : skg

 

Similar Articles

  • Grand Final Kejurnas GTX Region V, Manado : ZN GTX - MX TEAM PENGUASA REGION V & DIBELA TUNER JATIM
  • Komunitas Motocross Indonesia : BERGANTI SISTEM UNDIAN, OPTIMIS MEMANCING MINAT CROSSER NEW COMER
  • FDR Geonerations Bupati Cup Road Racing Championship 2019 - Seri IV, Sidoarjo : MENUMIS CHICANE
  • Danyonif Marinir MX-GTX Championship 2020, Lampung : MENDATANGKAN RIZQY MOTOR BOSS MILD MX-GTX TEAM MENJADI BINTANG TAMU & SUKSES MENDULANG POINT TERTINGGI, BONUS NEW MIO GT