Kawasaki KRR 150 “2012, Sidoarjo : PESAN DARI BLACK MAMBA

Black Mamba. Julukan KRR 150 milik Matius, modis & bengis, sebentar lagi pasti viral. Black Mamba. Julukan KRR 150 milik Matius, modis & bengis, sebentar lagi pasti viral.

Black Mamba ular paling ganas di gurun Afrika itu menjadi julukan KRR 150 milik Matius Ade Indra Setyawan. Reptil ganas memang pas menjadi implementasi bengisnya semburan power 2 tak. Alasan itu, sang legend RX-King juga memiliki varian berjuluk Cobra.

Matius owner Balck Mamba. Obsesi menjadi yang tercepat di Jatim.

 

Itu artinya, persiapan membangun Black Mamba, berikut tema modifikasinya,  telah terkonsep matang oleh warga kawasan Kepuh, Sidoarjo itu. Apalagi, Matius sejak remaja dikenal sebagai penghobi kecepatan di Surabaya. Sehingga, tahu persis soal alur dan evolusi modifikasi kuda besi roda dua. Sebab, cukup menjadi bekal,  literatur dan inspirasi, saat memodifikasi KRR 150.

Black diamond dari Blinken menjadi pilihan warna keseluruhan bodi, dari spatbor depan, tangki, bodi belakang dan keseluruhan bagian rangka. Guna menonjolkan kesan wet look khas diamond, proses pernis berlangsung empat lapis.

Riding style. Merujuk gaya drag style.

 

Alasan itu pula sesi pemotretan spesial direquest tengah malam, untuk menonjolkan kesan black diamond khas warna siluet Black Mamba, yang sekarang memiliki ergonomi gaya drag style itu. Hasilnya memang proposional, bias Black Diamond lebih dapat.

Black Mamba. Direfleksikan melalui pemakain warna Black diamond dari Blinken & berkombinasi mocacino.

 

Kombinasi warna Mocacino juga lebih match, setelah merias tampilan fork slider, swing arm, calter kopling - magnet. Selain itu, tromol depan belakang, berikut caliper juga turut berganti warna Mocacino dari Blinken. 

Keseluruhan prosesnya saya serahkan pada bengkel cat mobil, dengan teknik pengeringan sistem oven. “Sehingga, tingkat kekerasan cat, setara dengan factory, ”nilai Matius.

Performa mesin. Up grade di level sport 2 tak rangka standar 155 cc.

 

Sesuai dengan tema awal, maka urusan performa mesin, Matius juga merefleksikan bengisnya Black Mamba. Pada bagian ini, staff PT. Primergy Solution sebagai pengolahan limbah BBM area Jatim itu, meneruskan dengan up grade performa selevel korekan drag bike kelas sport 2 tak rangka standard.

Estimasi korekan merujuk pada pembenahan porting blok silinder. Tinggi lubang buang naik 1,5 mm dan lebarnya saat ini 39 mm. Desain knalpot yang diusung juga hasil pengembangan dari Python, volume perut knalpot lebih ramping, berikut stinger tambah panjang dan dilepas silincer AHM.

Knalpot. Evolusi model Python & perbaiki performa gigi rasio.

 

Desain knalpot kali ini juga merujuk pada performa daily use. Easy ride, tapi power bawah, tengah dan atas tetap liar. Pertimbangan itu tinggi lubang transfer dinaikan 0,8 mm. Berikut aplikasi karbu Keihin 28 mm modifikasi, dengan throttle valve dan venturi 30 mm. Istimewanya, reed valve dikanibal dari KX 85, bertipikal lebih kaku.

Untuk pemakaian daily use jadi nyaman, meskipun respon torsi dan HP-nya terlalu bengis untuk konsumsi metropolis. Terpenting, project Black Mamba ini sudah terbentuk lebih dulu. Kedepanya, pasti ada pengembangan final seting. Sebab, Black Mamba ini spesial saya bangun untuk laga di kelas sport 2 tak rangka standar 155 cc. “Tapi, kalau mau dipakai untuk anu, ya monggo, asal jelas dan tak panggang-panggangan, ”sebut Matius. Paham kan pesanya !   teks - foto : rio

 

Similar Articles

  • Honda PCX 2019 Surabaya : POPEYE SIAP JELAJAH KOTA
  • Yamaha 125Z “2000 - Onesixeight Racing Team : FANTASTIS ! KESELURUHAN KOMPONEN 100% ORIGINAL EQUIPMENT MANUFACTURED
  • Honda CRF 150L - Djagung Rabbani MX Javamuda Export Supermoto Team, Malang : MELENGKAPI FORMASI KOMPETISI SUPERMOTO 155 CC & DIBACK UP PAK CONK
  • Suzuki Satria F 2008, Tanggulangin : MODIFIKASI OEM MAKIN BERKELAS & BERJANTUNG 223 CC
  • Honda Beat 2013 Jakarta : SI RUCKUS PAK POLISI