Owner MX King kelir merah ini memang rada beda, dari dominasi customer RAT Motorsport, Sidoarjo !
Kelvin adalah Sosok perfectsionis, berlatar maestro alat musik gesek from Nippon.
Kompeten juga identik oleh imajinasi dan improve tinggi, untuk memainkanya. Demikian saat memilah dan memilih workshop RAT Motorsport, Sidoarjo, Kelvin tercatat cukup selektif !

Sarana prasarana seperti dynotest dan special tools, mutlak dijadikan sebagai opsinya.
Intuisi bermain musik dipaksa akur dengan hingar bingar hobi otomotif yang dilaluinya sejak belia.
Style JDM mufakat menjadi konsepnya, DNA MX King dipertahankan, dengan sentuhan face lift, sebagai ciri khasnya.

Kental merepresentasikan karakter Kelvin, low profile tapi jenius !
Bahkan soal up grade performa mesin, Kelvin setia mengawal, memastikan setiap kompartemen, mampu berkontribusi mendongkrak tenaga.
Arul engine builder RAT Motorsport, Sidoarjo, mengapresiasi karakter customer seperti Kelvin, mau turun langsung.

"Dari komunikasi panjang, saya menerjemahkan Kelvin memprioritaskan durability, ironisnya juga terobsesi menjagal Herex, "kata Arul mengutip statement Kelvin.
Serum utamanya, piston bore up dipinang dari FJN 65 mm, berikut pemakaian blok silinder sejenis ceramic dari TKRC.

"Kelebihan brand FJN, Jarak pen 14 mm ke dome piston tercatat 12,5 mm, untuk menyajikan perbandingan kompresi 12,2 : 1, jadi lebih terukur, "terang Arul yang mencangkok radiator B Pro, dengan dimensi lebih besar.

Pada kompartemen silinder head, spesial diracik melayani kubikasi 200 cc.
Lift camshaft dijadikan 8,7 mm (in) dan 8,5 mm (ex), berdurasi 310 derajat, diteruskan pemakaian katup over size 25 mm (in) dan 22 mm (ex).

"Akurasi buka tutup katupnya, dikawal pegas katup MTN Conical, "tunjuk Arul yang turut memporting Polish intake dan exhaust.

Sedang, doping gas segarnya, digawangi injector RPD X Max 6 hole, bersanding throttle body 38 mm aftermarket, dengan tetap mempertahankan box filter OEM.

"Dalam kondisi real time, best maping Ignition berada di 36 derajat saat 10.000 RPM, melalui remap ECU BRT Juken 5 Plus.
Dengan asumsi flowrate injector berada di 180 cc/minute.
Saat running diatas dynotest, mampu menyemburkan torsi maximal 22 Nm di 10.000 RPM, dengan torehan Power maximal 34 HP di gasingan 11.800 RPM, "terang Arul.

Makin spesial, konversi power to speed, digawangi kopling house berikut calter kopling produk MG Racing.
Istimewanya, kampas kopling jumlahnya 5, termasuk pegas kopling yang kini telah berganti R15 V3.

Untuk menghela perbandingan final gear 14-42 makin responsif dan minus delay, berbalut brutal !

Sektor knalpot yang saat ini menjadi tantangan Arul, mengingat Kelvin pantang memacu kuda besi yang berisik.
Pertimbangan itu, konfigurasi leher knalpot mengadopsi 35 mm - 38 mm dan diolah sarangan 57 mm.

Bagian bafel menurut Arul, banyak mengalami rombakan guna mereduksi turbulensi.
Dengan kuda besi yang kental oleh DNA JDM ini, Kelvin mengaku sangat puas, terutama meningkatnya performa mesin yang kian brutal ! skg



















































