Preview New Normal Latber Singo Edan & Bhakti Bhayangkara, Kanjuruhan, Kepanjen : EKSPRESI OLAHRAGA PRESTASI

Preview New Normal Latber Singo Edan & Bhakti Bhayangkara, Kanjuruhan, Kepanjen. Bentuk penertiban skema latihan bersama yang ideal & solusi bersama sebagai langkah bijak. Preview New Normal Latber Singo Edan & Bhakti Bhayangkara, Kanjuruhan, Kepanjen. Bentuk penertiban skema latihan bersama yang ideal & solusi bersama sebagai langkah bijak.

Menjadi momen paling krusial untuk menindak lanjuti hingga kritis mempertanyakan, mengenai kelanjutan aktifitas balap di tanah air. Kapan dan siapa yang akan memulai, kembali menjadi pertanyaan mengemuka, terkait keabsahan sebuah event di masa new normal.

Memasuki masa new normal, insan otomotif Malang yang tergabung dalam Malang Otomotif Bersatu, menggelar simulasi road race di pelataran parkir stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang pada minggu esok (26/7/2020).

Memang mutlak dan telah menjadi tanggung jawab bersama para pelaku otomotif, untuk berusaha bijak, tanpa mengurangi rasa hormat dan tetap setia menjalankan protokol yang telah disosialisasi oleh pemerintah, yaitu selalu cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,

Birokrasi telah dilayangkan oleh Hengky Bayu Firmansyah SH MH petinggi Malang Otomotif Bersatu yang juga penggiat Bhayangkara Racing Team Jatim, ke Kadispora Kabupaten Malang dan Polres Malang. Dengan lobi - lobi yang mendasar, sehubungan dengan aktifitas  di masa new normal.

Bahkan, di waktu sebelumnya, stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang telah dinyatakan dan kembali dibuka untuk umum. Dengan mulai berlangsungnya aktiftas kaki lima dan tempat bermain anak-anak, untuk mencari berkah memasuki masa new normal.

Termasuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sebagai pihak yang berwenang mengoperasikan struktur stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, juga dinyatakan telah memberikan ijin. “Sesuai ouput permohonan yang telah disampaikan dari Dispora, ”beber Bayu.

Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Representatif menjadi lahan & prasarana latihan bersama.

 

Selain nama Bayu, juga ada nama H. Agus Toley, H. Daniel Tangka, H. Frangky Laurent, Ahmad Muhhaimin yang mengaku pentingnya kegiatan New Normal Latber Singo Edan & Bhakti Bhayangkara, Kepanjen ini.

Apa pasal ? latihan di pelataran parkir di stadion Kanjuruhan, Kepanjen terhitung telah berlangsung 4 kali dalam sebulan. “Tapi, pengaruh tanpa dan tiadanya koordinasi, prosesi latihan bersama sebelumnya, terhitung kurang terkontrol dan nggak rapi, ”sorot H. Agu Toley.

Latar belakang itu New Normal Latber Singo Edan & Bhakti Bhayangkara, Kepanjen ini digelar atas prakarsa bersama untuk kepentingan hajat masyarakat otomotif Jawa Timur, secara menyeluruh. Dengan cara yang lebih terkontrol, tertib dan safety.

Secara skema professional, akan dilengkapi tim medis, ban pengatur racing line  – safety dan pagar pembatas. Point sebenarnya ada disini, agar tercipta jalur dan racing line lebih teratur, berdasar voting dari peserta. “Agar bisa bermanfaat untuk semua level rider, minta teknikal boleh, menguji top speed silahkan, ”urai Bayu.

Kerenya di kegiatan ini, juga turut digelar coaching clinic oleh H. Frangky Laurent. Secara kapasitas tentu saja pantas dengan penjelasanya yang lugas, toh dia juga mantan petarung.

Soal cara membalap, sikap dan postur tubuh yang benar, bagaimana membaca racing line, memancing nafsu rival, sampai arti dari warna bendera yang biasa dikibarkan marshal.

“Nggak masalah meskipun setiap rider sudah memiliki instruktur, prinsipnya disini saya memastikan untuk me-reminding bagaimana balap yang benar dan terarah, ”wejang H. Frangky, yang diamini pelaku otomotif lawas Ahmad Muhhaimin.

Sisi lain, menyinggung soal teknis detail perlengkapan kuda besi yang dinilai safety dan ideal, akan dipandu oleh H. Daniel Tangka. Ingin sekali saya menjawab pertanyaan dan jajak pendapat dari mekanik road race. “Minimal, di kesempatan ini bisa dijadikan sebagai regulator, untuk kembali ke prosedur yang safety, ”tegas H. Daniel.

Sebelum dimulainya kegiatan, juga akan dibrerlangsungkan simulasi penertiban waktu, mulai dari persiapan dari waiting position sampai grid position. Kemudian diteruskan latihan atau pemanasan di setiap kelas, masing masing diberikan waktu 10 menit.

Lanjut dengan QTT, agar yang belum pernah mencicipi even nasional sekali-kali bisa merasakan, bagaimana tegangnya. Dan kemudian, bergulir ke simulasi ketangkasan menekuk setang, sembari melintir throttle grip. “Kalau mau menyebutnya “kompetisi” monggo, ”tandas Bayu dengan nada tinggi.

Dan akan mengakomodir rider-rider Jawa Timur, yang mengaku sebagai petarung di kelas :

- Bebek standart 150 cc ecu standart max 14thn

- Bebek 130cc spek mp6 4tak max usia 16thn dan non pembalap

-  Bebek standart 150 cc spek mp5 pemula max16thn dan non pembalap

- Bebek 130 cc spek mp4 pemula 4tak dan non pembalap

- Bebek standart 2tak 116 cc pemula open

- Bebek underbone 2tak sd 130cc pemula open

- Supermoto standart 155 cc pemula open

- Supermoto bore up sd 180 cc pemula open

- Supermoto komunitas sd 180 cc

- Supermoto build up sd 450cc open

- Supermoto 35+ 180cc

- Bebek standart 150 cc wanita open

- Matic sd 130 open

Untuk kelangsungan perjalanan kegiatan, setiap rider ditawarkan untuk menyumbang wajib minimal Rp. 150.000. Dengan rincian Rp. 50.000 untuk UPTD stadion Kanjuruhan, Malang, Rp 100.000 untuk ambulance, safety sirkuit dan alat protocol kesehatan. “Sekali lagi, skema kegiatan ini semata hanya latihan bersama untuk mengasah skill ya, ”ingat Bayu.    teks - foto : skg

 

Related Articles

Similar Articles

  • Gunawan - Kolektor Motor-Bike & Roda Empat, Surabaya : LAUNCHING MEGA TEAM KARAPAN & SIMULASI UJI COBA KAWASAKI H2 OLEH SULTAN HEREX
  • Sirkuit Onesixeight Motocross, Pemalang : MULAI MENUNJUKAN PENGARUH POSITIF & EFEK HORIZONTAL KE MASYARAKAT SEKITAR
  • Onesixeight Latih Tanding 2020, Pemalang : SKEMA LUAR BIASA & OPTIMIS TRANSFER ILMU LEBIH MENGALIR
  • Onesixeight Sirkuit Motocross, Pemalang : TEMBUS 800 DUMP TRUCK TANAH UNTUK PERBAIKAN SIRKUIT, JELANG ONESIXEIGHT LATIH TANDING 2020
  • AMRF Silaturahmi Racing 2020, Talun, Blitar : MENGUNDANG LEWIS CORNISH & PENOBATAN SATRIO BANGUN PUTRA PRATAMA SEBAGAI MANAGER AMRF RACING JATIM