Devit Festia S - Bikers Jombang Satria Club : ISTRI PERTAMA TETTY & ISTRI KEDUA SI SUZI

Devit Festia S. Penasehat Jombang Satria Club, tampil visioner & angkat ukuwah islamiyah di setiap aktifitas. Devit Festia S. Penasehat Jombang Satria Club, tampil visioner & angkat ukuwah islamiyah di setiap aktifitas.

Pria metrosexual kelahiran Jombang 19/12/1986, tampil menjadi serum positif di tengah atraktifnya dunia otomotif tanah air. Sebab, pemilik nama lengkap Devit Festia. S itu, identik menebar perilaku sosial, humble dan proaktif, di komunitas Jombang Satria Club (JSC), yang dibangunya pada 27/9/2002.

Terlebih lagi, Devit di JSC menjabat sebagai penasehat. Maka, cukup banyak variabel pemikiran dan gagasan, yang terus digalinya untuk mengawal JSC, di tengah atraktifnya dunia otomotif seperti saat ini. Maka, pantas dan layak ketika dijadikan acuhan remaja milenial yang aktif menggeluti dunia otomotif.

Devit Festia S. Saat kopdar bersama bikers Jombang Satria Club & aktif menyajikan ide brilian dalam kegiatan.

 

Seperti rutinitas Kopsan, Kopdar, Baksos, Rakorwil, Jamnas dan Safety Riding. Sampai untuk menciptakan trade mark kuda besi JSC, yang terklasifikasi safety riding, modis dan juga bengis, Devit bela-belain up grade performa mesin unit Satria F 150-nya di RAT Motorsport Jl. By Pass Juanda 17, Sidoarjo.

Menurutnya, agar bisa menjadi pembeda dan ciri khas dari kuda besi bikers yang bernaung di JSC. Sebagai perwujudan sebuah komunitas yang dinamis, modern, proaktif campaign safety riding dan humble. Mengingat, usia JSC berjalan di 18 tahun. “Maka, pantas dong selalu terdepan dalam ide dan pemikiran, ”bangga Devit yang juga aktif meramaikan kontes modifikasi.

Devit Festia S JSC. Saat berpartisipasi di event kontes modifikasi.

 

Bahkan, Devit bersama bikers SCI pernah touring mengelilingi pulau Dewata. Luar biasa, sensasional, amazing dan cukup berkesan. “Bisa dibayangkan saat jalanan dibirukan oleh lautan brand Suzuki, “kagum Devit.

Devit Festia S JSC. Juga aktif mengikuti futsal.

 

Kerenya karyawan salah satu BUMN di tanah air itu, mampu menjalani dan mengatur waktu dengan balans, antara pekerjaan, keluarga dan hobi. Itu saja mesti mengatur waktu lagi, saat dihadapkan dengan hobinya, yaitu olahraga futsal.

Devit Festia S JSC & keluarga. Berusaha membuatnya balans di tengah kesibukanya sebagai penghobi otomotif.

 

Menurut warga desa Sumberagung, Perak, Jombang ini, antara pekerjaan, keluarga dan hobi, konsisten dipandangnya sebagai media saling memotivasi. “Tapi, mesti dikembalikan lagi ke prinsip hidup masing-masing person, ”ucap Devit.

Sebab, bagi saya antara pekerjaan dan hobi, sama-sama mencari persaudaraan dan silaturakhim. Dari dedikasi dan latar belakang ini, saya bisa menjalaninya lebih enjoy.  Latar belakang ini pula, Tetty Dwi Rachmi Wulan istri Devit mensuport sepenuhnya. Sebab, tahu persis apa yang dicita-citakan suaminya.

Devit Festia S JSC. Saat beraktifitas & kesibukan di ruang kerja.

 

Alhamdulillah istri saya, juga hobi dengan otomotif. Jadi, lebih memahami dan cenderung memotivasi saya, untuk giat beraktifitas di segmen ini. “Bahkan, ketika luang meskipun touring di atas radius 150 KM, istri saya berusaha tampil menjadi partner, “beber Devit.

Sisi lain, bergabungnya Devit di JSC, juga atas kegemaranya dengan brand Suzuki, sejak SMA kelas 2 di tahun 2003. Di tahun itu juga, Devit mengawali hobi dengan otomotif, bersama Suzuki.

Devit Festia S JSC. Aktif mempelopori dalam kegiatan sosial & sebagai representasi bikers milenial.

 

Brand Suzuki menurut Devit, luar biasa dan istimewa. Banyak option part yang dikreatifi sebagai pendongkrak tenaga mesin. “Selain itu, inovasinya selalu tampil menjadi terbaru dan telah terbukti performa luar dalamnya, ”pengamatan Devit.

Jadi, tak lagi sebuah wacana atau cerita klimaks. Pasalnya, sampai saat ini, unit brand Suzuki yang dimiliki Devit total ada 10 unit. “Murni tak ada tendensi untuk jual beli, tapi lebih saya peruntukan untuk koleksi, ”tegas Devit.

Corner display Suzuki Devit. Didominasi Suzuki Satria F 150 & Suzuki Malaysia version.

 

Unitnya terbagi Suzuki Raider 125, Suzuki RK Cool 110, Suzuki Satria 2 Tak type S “1997, Suzuki Satria 2 Tak type R “2001, Suzuki Satria 2 Tak type R “2004, Suzuki Satria F150 “2008, Suzuki Satria F150 “2010, Suzuki Satria F150 “2011, Suzuki Satria F150 “2012 dan Suzuki Satria F150 Fi “2020

Saat dikonfirmasi soal perawatan 10 unit brand Suzuki ini, Devit menjelaskan panjang lebar. Setiap dua hari, mesin dihidupkan tak sampai panas, cukup pastikan pelumas bersirkulasi.

Tapi, sesekali kadang juga saya pakai, untuk memastikan aki mendapat recharge. “Kemudian saat parkir, kapasitas tangki saya pastikan full semua, untuk mencegah embun, ”beber ayah dari Muhammad Abizhar Al Ghiffari putranya itu.   teks - foto : skg/JSC

 

Related Articles

Similar Articles

  • Gunawan Owner Dmillers Racing Team, Surabaya : MEMBANGUN YOUTUBE CHANEL SARANA KOMUNIKASI & UP DATE TEKNOLOGI OTOMOTIF TERKINI
  • Gunawan Owner Dmillers Racing, Surabaya : SETIA MENGABADIKAN NOSTALGIA BERSAMA MOTOR, HINGGA BERGULIR MENJADI KOLEKTOR
  • Devit Festia S - Bikers Jombang Satria Club : ISTRI PERTAMA TETTY & ISTRI KEDUA SI SUZI
  • Test Ride Perdana Brompton Boss Mild, Pasuruan : SPARING DENGAN MTB & HYBRID, MENYISIR PELOSOK ALAM PASURUAN
  • H. Rokhmawan Big Bos Rizqy Motor Boss Mild, Pasuruan : MENEBUS SELI BROMPTON, MELENGKAPI UNIT SEPEDA KOLEKSINYA