Songo Café Racing Team, Madiun : SERIUS MEMBANGUN TIM BALAP MINI GP UNTUK REGENERASI KARSIDENAN MADIUN

December 17, 2019
Songo Cafe Racing Team, Madiun. Tim road race yang peduli dengan regenerasi pembalap karsidenan Madiun & optimis menjadi influencer positif. Songo Cafe Racing Team, Madiun. Tim road race yang peduli dengan regenerasi pembalap karsidenan Madiun & optimis menjadi influencer positif.

Di belakang tim dengan basecamp di Jl. Serayu Timur 160, Madiun ada sosok pribadi yang hebat, sebagai penggeraknya. Dia adalah Budi Utomo, mantan pembalap motocross di eranya H. Momo Harmono, Danwing Van Houce dan Frangky Laurent.

 

Budi sapaan akrabnya merasa terusik dengan gemerlap dan makin ramainya even Mini GP di tanah air. Wajar kalau Budi terusik, sebab pria humble ini memiliki cucu cowok. Dia adalah  Lintang Rayan Arkana Saputra dan Devano Yesa.

Setelah terusik, giliran jiwa balap Budi berkobar. Tak pakai lama, Lintang dan Devano dibelikan Mini GP dengan basic Lenka oleh Oki Fajar Saputra sebagai Manager Songo Café Racing Team, Madiun. Selain Songo Café, tim ini juga disuport oleh perusahan otobus Mandiri.

Dan sirkuit Bantaran, Madiun diklaim menjadi lokasi paling strategis menggembleng skill Lintang dan Devano. Untuk instrukturnya, tetap dihandel oleh Budi. “Mengingat usianya masih belia, pola trainingnya saya mix. “Jadi saya, manjain dulu bermain sambil belajar, tapi sesekali saya sisipkan beberapa sikap berdisiplin, ”bisik Budi.

Formasi tim juga diperkuat Theman mekanik yang lama menimba ilmu di padepokan Ciplek pemilik brand knalpot C-Squad, Jogja. Theman yang spesialis menangani 2 tak di lintasan drag bike, sekarang tertantang menangani mesin 2 tak sentrifugal.

Desain porting silinder paling mewah, serba mengkilap, ciri khas Theman saat menggarap kuda besi drag bike. Tapi, saat menangani Mini GP, saya mesti memakai data statistik terkait peningkatan keberanian dan fisik Lintang dan Devano.

“Setelah 2 bulan pemanasan dan pemantapan di sirkuit Bantaran, baru saya nilai keduanya layak dibekali mesin high performa, ”ulas Theman yang merasa kagum atas performa Lintang dan Devano yang cukup pesat di setiap training skill.

Menariknya, dibangunya tim ini juga ada misi yang luar biasa. Pertama untuk menciptakan regenerasi pembalap karsidenan Madiun, kedua mengenalkan sejak dini balap resmi agar tak mengenal balap liar dan ketiga menanamkan hidup sehat sejak belia.

Sebab, dengan membalap saya Lintang dan Devano jadi sering latihan fisik dan merasa telah menjadi kebutuhan. “Dengan demikian, jadwal berlatih balap mengalir atas kemauan dan tanpa paksaan, “beber

Sisi lain, Songo Café Racing Team, Madiun juga dieprkuat oleh pembalap potensial Rexzy Kepo. Rexzy disini ditampilkan sebagai sosok pendobrak semangat Lintang dan Devano. Dengan Rexzy atosfir racing jadi lebih kuat, dalam keseharian dipercaya bisa menyisipkan hingga menumbuhkan mental seorang pembalap.

Rexzy juga sering berbagi ilmu balap ke Lintang dan Devano. Bahkan, Lintang dan Devano diminta untuk menonton langsung aksi Rexzy. Memang sih, secara transfer ilmu belum bisa mempraktekan. “Tapi, dengan melihat saya yakin, akan tertanam cara membalap, sebab akibat pembalap jatuh, sampai dimana harus bisa menahan emosi, ”lontar Rexzy.    teks - foto : enea

 

Related Articles

ad-bawah-headline (sum-racing) (isi)

 

 

 

Similar Articles

  • Ekal Maulana - Crosser MX2 Grade B, Malang : GAYA BALAP BUAS JADI CIRI KHAS PUTRA PENGUSAHA KRIPSET SI ITENG
  • KRT Abadi Diesel Bhayangkara Racing Team, Surabaya : SENTRAL TRAINING RIDER YOUNG GUNS JATIM
  • Rider Young Guns Jatim, Miki Arkawira - Firasta Bayu Racing Team, Malang : TAHAP MENDALAMI PERFORMA SONIC 150 & OPTIMIS USIA 10 TAHUN MAKIN MATANG
  • Viar SR Motor, Sidoarjo Kenalkan Panama Folding E-Bike Viar : MODE BARU BERSEPEDA, TAMPIL MILENIAL & NYAMAN
  • Bryan Srinarendra Nararya Sanggramawijaya - Putra Mahkota Onesixeight & Cucu Mahkota Nurhikmah Putra Jaya : MOMEN KELAHIRAN & PRESTASI MEVANS, PERTANDA BAIK MENGANGKAT DERAJAT KELUARGA BESAR SANGGRAMAWIJAYA