Nugroho Motocross Training, Kediri : MENYENTUH DENGAN HATI & IDENTIK MENJADI RUJUKAN CROSSER BELIA

September 15, 2020
Nugroho Motocross Training, Kediri. Didominasi crosser belia & merasa nyaman dengan pola pelatihan. Nugroho Motocross Training, Kediri. Didominasi crosser belia & merasa nyaman dengan pola pelatihan.

Onesixeight Indiel MX-GTX Openchampionship 2020, di sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang, kembali menjadi momen road show, crosser-crosser yang bernaung di Nugroho Motocross Training, Kediri, usai masa pandemi.

Kabar terbarunya, makin dominan menjadi ruang pelatihan crosser belia tanah air, selain crosser 85 cc, MX2 dan executive yang lebih dulu menuai hasil prestasi. Dengan bertambahnya nama-nama crosser 65 cc dan 85 cc, yang baru saja merapat di padepokan Nugroho Motocross Training, Kediri.

Nugroho Motocross Training, memang brilian dalam hal mengolah skill crosser-crosser belia. Bahkan, 70% crosser-crosser nasional, sempat menimba dan mengembangkan ilmu di Nugroho Motocross Training.

Itu disebabkan, Tri Priyo Nugroho jeli meninjau dinamika motocross, inovatif dan intens melangsungkan pendekatan dengan masing-masing crosser.

Menyentuh dengan hati”, istilah demikian memang identik dengan Nugroho sapaan instruktur humble, yang biasa menggelar practice di sirkuit Brigif Wirayudha, Kediri.

Konsep pelatihan demikian, yang kami yakini mampu menggugah nyali dan membangun improve para crosser, khususnya yang masih relatif belia.

“Berkesinambungan dan selalu menyayangi mereka, itu kunci seorang pelatih yang kami nilai professional, ”yakin Nugroho buka kartu.

Bahkan, kegigihan dan semangat mengolah skill dan fisik di saat pandemi, juga membuahkan hasil. Tapi, silahkan kalau anda memandangnya dari sudut berbeda.

Nugroho & Orang Tua Saiful Crosser Nugroho Motocross Training. Berusaha bijak menanggapi pandemi & buktikan sesuai ekspektasi orang tua.

 

Pedoman kami, Nugroho Motocross Training, menjadi sentral para atlit olahraga berprestasi, segmen off road. Pastinya, ada beban moral jika kami gagal.

Sengaja kami bijak menanggapi pandemi, dengan giat training fisik, untuk mengolah stamina dan mendapatkan imun, sebagai unsur kekebalan tubuh.

“Dengan konsekuensi, tetap menjalankan protokol kesehatan secara benar dan penuh kesadaran, ”tegas Nugroho.

Bahkan, ketika saya merefleksikan pribadi saya, saat menjadi pembalap tim pabrikan dan sebagai Key Opinion sponsor, fisik harus terjaga dan progress skill harus ada peningkatan.

Aksi M. Kadafi Crosser Iwak Nugroho Motocross Training. Saat berlaga di kelas Komunitas Motocross Indonesia event Onesixeight Indiel MX-GTX Openchampionship 2020, Semarang.

 

Itu alasan kami, untuk selalu pasang tarjet prestasi, kepada setiap crosser yang menimba ilmu di Nugroho Motocross Training, ketika tiba pada waktunya. Bukan hanya sebagai wacana, tapi telah terealisasi di berbagai level event motocross dan grasstrack di tanah air.

“Pola demikian, juga melalui analisa, penilaian, grafik peningkatan skill dan fisik, hingga jam terbang-nya, ”wejang Nugroho.

Agar, sesuai ekspektasi orang tua, sponsor dan pihak terkait, yang biasa menilai sebuah MX Training itu, mampu mencetak crosser berprestasi.  

“Semoga saja, dengan perjuangan cara kami seperti ini, ada berkah ilmu dan kebahagiaan, dari siswa Nugroho Motocross Training, melalui peningkatan prestasi dan skill, disaat kembali aktifnya event motocross di tanah air tercinta ini, ”semangat Nugroho.    teks - foto : collins  

 

Related Articles

Similar Articles

  • Kelas Komunitas Motocross Indonesia 2020 : DISAMBUT BAIK CROSSER-CROSSER EXECUTIVE TANAH AIR & SERI BERIKUTNYA PASTI LEBIH ISTIMEWA
  • Rossi Tak Finish di MotoGP Emilia Romagna 2020, KTM Masuk 3 Besar
  • Komunitas Motocross Indonesia : MEMBANGUN KREDIBELITAS WUJUD KEPROFESIONALAN KOMUNITAS
  • Komunitas Motocross Indonesia : BERGANTI SISTEM UNDIAN, OPTIMIS MEMANCING MINAT CROSSER NEW COMER
  • AMRF Java Drag Bike Openchampionship 2020, Ponorogo : ASLI SPEKTAKULER & KARENA DIBUBARKAN, MALAH BIKIN PENASARAN !