JC Up Grade Kit - Rebound For Race : SOLUSI TERBAIK HADAPI PASAR SENGGOL & SINGKAT MERUBAH SETINGAN SUSPENSI DEPAN

September 06, 2020
Kondisi Trek Pasar Senggol. Alternatif lahan sirkuit dengan kondisi aspal jalan raya & suspensi dituntut singkat untuk beradaptasi. Kondisi Trek Pasar Senggol. Alternatif lahan sirkuit dengan kondisi aspal jalan raya & suspensi dituntut singkat untuk beradaptasi.

Pelan tapi pasti, kejuaraan road race mulai kembali aktif digelar, usai terhenti pengaruh pandemi. Menjadi kabar baik, bagi penghobi otomotif yang setia di jalur road race.

Bicara segmen road race, memang bejibun. Dari tim atau privater road race, produsen option part racing, produsen apparel, workshop racing, bengkel bubut, sampai industri kreatif yang berkecimpung di dunia road race.

Kabar baiknya lagi, JC Suspension salah satu industri kreatif yang intens menangani dan research suspensi, telah menyiapkan perangkat pendukung terbaru untuk memaksimalkan performa suspensi depan.

Bahkan perangkat yang diluncurkan oleh JC Suspension ini, sangat memudahkan mekanik dan crew, saat mendapat input dari rider, terkait dengan kondisi aspal sirkuit yang terklasifikasi pasar senggol.

Dalam hal ini, ilustrasinya bisa jadi di R1 aspal berpori, sehingga ada potensi pasir dan mengurangi traksi roda. Dan di straight, menjelang chicane terdapat bumpy.

Input Rider Terkait Kondisi Aspal. Butuh proses penanganan & menyita waktu.

 

Padahal sejak persiapan awal, suspensi tak diseting untuk menghadapi problem dan kendala demikian.

Terkecuali, promotor atau penyelenggara menambah keterangan di iklan, baner dan poster event road race yang diposting, bahwa kondisi aspal sirkuit pasar senggol seperti itu.

“Mungkin mekanik ada persiapan lebih dulu sejak dari workshop, ”sindir Janal Chunk Direktur JC Suspension, Surabaya.

Tapi, hal demikian nggak mungkin. Sebab, sampai berita ini diturunkan, layout sirkuit yang hanya menjadi parameter mekanik dan rider, stop and go, top speed atau teknikal.

Kemudian dikonversikan mekanik dalam bentuk korekan dan final seting, entah penggantian knalpot dan gir sesuai kebutuhan.

Kejurda & Open Road Race. Dominan digelar sehari & perbaikan suspensi menjadi problem klasik hadapi kondisi trek.

 

Kalau urusan performa mesin dan ketahanan, lolos dan sesuai strategi, tapi bagaimana saat menghadapi kondisi trek bumpy dan potensi munculnya pasir ?

Bukan salah mekanik dan rider, ketika dihadapkan tipikal trek demikian yang menjadi problem klasik, kembali menjalani re-seting dan adaptasi lagi.

Sehingga, butuh waktu dan proses untuk penyelesaianya. Kalau sudah begitu kira-kira Manager dan Owner Team akan menuding siapa ?

Konsentrasi mekanik jadi terkuras pada problem suspensi dan traksi. “Seharusnya, akan lebih bermanfaat saat berkonsentrasi pada kemampuan speed kuda besi menghadapi rival, sebagai bahan persiapan di Race berikutnya, ”urai Janal.  

Kalau even level nasional yang biasa digelar 2 hari, memang ada kesempatan untuk maintenance dan re-seting. Kalau event open dan kejurda, yang hanya sehari memanfaatkan sirkuit pasar senggol ?

JC Up Grade Kit. Terintegrasi dengan suspensi depan bebek 4 Tak - 2 Tak, yang biasa menjadi pilihan gacoan road race.

 

Dari latar belakang ini, JC Suspension meluncurkan JC Up Grade Kit, sebuah metodhe quick seting suspensi depan, dengan cara praktis dan paling simpel yang pernah ada.

Berupa perangkat suspensi depan F1Z R, Jupiter Series dan 125 Z, kompartible untuk bebek 2 tak dan 4 tak dan biasa dipakai road race. “Dibandrol Rp. 4 Juta-an, saya yakin cukup mufakat, sebab kategori slow moving, ”promo Janal.  

Dilengkapi dua panel adjustable, yang tersedia di ujung masing-masing inner tube. Mekanik atau crew bisa merubah setingan lebih mudah, saat rider dihadapkan problem trek seperti diatas.

Panel Adjustable. Cara paling praktis & mudah merubah komposisi rebound - kompresi.

 

Untuk menyajikan best performa suspensi, dari rubahan rebound dan kompresi, tak perlu lagi bongkar pasang daleman innertube. Seperti, problem contoh diatas, aspal berpori di R1, bisa saja kompresi diturunkan untuk mereduksi vibra lebih baik. Termasuk saat mengatasi bumpy.

Dari kemampuan JC Up Grade Kit ini, hadir pula tag line Rebound For Race, untuk memberikan energy positif bagi rider. Bahkan, saat launching perdana di Sentul Kecil, Bogor, sebulan silam, telah diuji oleh rider papan atas. “Hasilnya juga sesuai ekspektasi, meskipun disimulasikan dengan berbagai metodhe dan kondisi, ”yakin Janal.   teks - foto : skg

 

Related Articles

Similar Articles

  • Cover Silinder Head MX-135 LC SUM RACING : OPTIMAL MELEPAS PANAS MESIN, KEBUTUHAN TOURING SAMPAI RACING
  • Intake Manifold VRC19 : BAHAN CERDAS & SIAP MELIBAS
  • Setang kemudi Alutech DDF19 : MELENGKAPI STYLE HEREX & TAMPIL LEBIH MILENIAL
  • Modifikasi Porting Silinder Head Satria F : KONSEKUENSI PERBANDINGAN KOMPRESI EXTREM 180 CC UP
  • Deflektor Air Scoop DDF19 : MODIS & MAKSIMALKAN SISTEM PENDINGIN RADIATOR