Gak Jelas Community Jatim : KEMBALI DONASIKAN APD KE TENAGA MEDIS DI MASA NEW NORMAL

Gombloh & Suryanta GJC Jatim. Kembali mendonasikan Alat Pelindung Diri, untuk tenaga medis Klinik JMS, Sidoarjo. Gombloh & Suryanta GJC Jatim. Kembali mendonasikan Alat Pelindung Diri, untuk tenaga medis Klinik JMS, Sidoarjo.

Kendati telah diumumkan masuk ke masa New Normal, sebagai transisi dari Pandemi Covid-19, tapi tak membuat patah semangat Gak Jelas Community Jatim (GJC Jatim), untuk terus melangsunkan baksos. Sebab, komunitas dan insan otomotif penggemar off road roda dua ini cukup paham akan dampak Pandemi Covid-19.

Dan baksos bagi mereka ini, semacam lauk dan sayur, jadi sudah terbiasa, termasuk disaat tak ada Pandemi. Seperti di setiap kegiatan trabas, adventure bahkan di beberapa even MX - GTX berlangsung.

Gak Jelas Community Jatim. Saat menurunkan APD di RS Sheila Medika, Sidoarjo.

 

Baksos sejenis yang pernah dilakukan di beberapa bulan silam tepatnya di bulan Ramadhan 2020, kembali digelar. Yaitu mendonasikan Alat Pelindung Diri, untuk tenaga medis Klinik JMS, Sidoarjo yang didistribusikan melalui RS Sheila Medika di kawasan Jl. Raya By Pass Juanda, Sidoarjo.

Terbagi 50 Kacamata, 50 tutup muka, 50 baju APD sekali pakai, 50 baju APD parasut bisa di cuci dan 50 sepatu.

“Prinsipnya kita semua berusaha bijak menghadapi Pandemi ini. Ikut peduli dan berharap bisa mengentaskan, melalui bantuan APD ini kepada tenaga medis klinik JMS, Sidoarjo, ”kompak Gombloh dan Suryanta dari GJC Jatim yang mewakili penyerahan APD.

Mengingat, mereka adalah garda terdepan saat menghadapi Pandemi Covid-19, untuk saat ini. Melalui APD ini semoga bisa meminimalisir resiko yang dihadapi tim medis klinik JMS, Sidoarjo.

Gombloh & Suryanta GJC Jatim. Memotivasi komunitas otomotif lain untuk tetap bijak menanggapi masa new normal.

 

“Dan semoga melalui kegiatan dan media ini, bisa memacu, memotivasi komunitas atau organiasasi otomotif lain, untuk aktif memantau perkembangan dampak Pandemi Covid-19, hingga memastikan benar-benar aman, sehat dan normal, ”papar Suryanta.

Bahkan Gombloh, Suryanta dan rekan GJC Jatim telah menginisiasi kegiatan sosial lain dalam waktu dekat ini. Tapi, bentuk dan jenis kegiatanya, belum ada mufakat, terkait masalah kesibukan dan waktu squad GJC Jatim.

“Dan sekali lagi, kegiatan sosial ini merupakan salah satu misi dan visi dibentuknya GJC Jatim, ”tegas Suryanta dan Gombloh.    teks - foto : rio/GJC

 

Related Articles

Similar Articles

  • Preview - Bupati Cup Ponorogo Drag Bicycle 2020 : PERTAMA DI INDONESIA & NEW NORMAL LEBIH BERMAKNA
  • Mevans Sanggramawijaya - Onesixeight Racing Team : MANFAATKAN LIBURAN IDUL ADHA, RIDING DARI PEMALANG KE SIRKUIT MENUNGGANG FAT BOY 2020
  • H. Rokhmawan Big Bos Rizqy Motor Boss Mild, Pasuruan : BERQURBAN 45 EKOR SAPI & 13 KAMBING, SEBAGAI TRADISI TAHUNAN KELUARGA BESAR
  • Malang Otomotif Bersatu : SPONTANITAS LAKSANAKAN QURBAN & PERKUAT UKUWAH ISLAMIYAH PELAKU OTOMOTIF
  • MENCEGAH POTENSI TERJADINYA MICROSLEEP SAAT RIDING