Honda CRF 150L - Belalang Tempur Supermoto Team, Jatim : BASIC MOTOR TRABAS, JADI JAWARA KELAS 150 CC PEMULA

November 08, 2020
Noufal & Houce. Kembali menggebrak di akhir musim kompetisi supermoto 2020, dengan panji Belalang Tempur Supermoto Team, Jatim. Noufal & Houce. Kembali menggebrak di akhir musim kompetisi supermoto 2020, dengan panji Belalang Tempur Supermoto Team, Jatim.

Mohammad Noufal Saleh yang identik dengan nomer start 93 itu, makin menjadi kepiawaianya rear wheel steering dengan CRF 150L. Noufal sukses menjadi jawara di kelas supermoto 150 cc pemula, saat berlaga di event transisi, Surabaya.

Noufal tampil membawa kejutan, mengingat CRF 150L pacuanya biasa dipakai adventure. Artinya, performa mesin segmen adventure, hanya fokus di durability.

Ketika meninjau jam terbang Noufal, memang familiar dan piawai menuver dengan CRF 150L. Terhitung 4 tahun memacu dan familiar dengan geometri dan center of gravity CRF 150L, di berbagai even.

Dari event Kejurda maupun open skala nasional, seperti Trial Game Asphalt Series.

Noufal kali ini diback up Belalang Tempur Supermoto Team, dengan arsitek Danwing Van Houce. Nama Belalang Tempur semula hanya tersohor di dunia trabas dan adventure.

Belalang Tempur Adventure Team. Tempat kongkow veteran otomotif kawak Jatim, mencari udara segar.

 

Tapi, sejak berita ini diturunkan, Belalang Tempur resmi menjadi squad baru Supermoto Team di Jatim.

Dibaliknya ada sosok H. Reza Aminullah, pebisnis sukses di segmen garmen dengan brand besar Purnama. H. Reza juga sebagai jajaran pejabat Pemprov IMI Jatim.

Melalui Belalang Tempur, H. Reza ingin berkontribusi meramaikan dunia otomotif roda dua di Jatim.

Artinya, ada dua segmen yang sukses digairahkan H. Reza, pertama adventure dengan veteran otomotif kawak Jatim dan kedua supermoto.

Atas partisipasinya, rider kelahiran Agustus 2003 itu makin bersemangat, kembali mengukir prestasi, usai pandemi.

Mesin CRF 150L. Dari tipikal adventure dirubah ke speed, melayani kebutuhan trek supermoto.

 

Menariknya, kelas supermoto 150 cc pemula, diklaim menjadi ajang pembuktian skill. Dan Noufal saat ini menjadi yang terbaik.  

Mengingat up grade performa mesin, berlangsung tipis, sekaligus merubah tipikal adventure ke speed.

“Mutlak terpacu pada racikan yang match, sebab option part yang diaplikasi serba pas-pasan sesuai regulasi yang diterapkan, ”sebut Houce.

Final Gear & Knalpot. Menjadi kombinasi tepat, mengolah power di gasingan bawah.

 

Untuk sirkuit teknikal dan bertipikal stop and go, paduan final gear 15-52 dan knalpot NRP, banyak berkontribusi mendongkrak akselerasi.  

Konsekuensinya, throttle body sebagai jalur suplai udara diremer 28 mm. Berikut tambahan velocity stack.

Meningkatnya debit udara, lebih diproyeksikan memanipulasi data sensor Intake Air Pressure, agar membacanya meningkat.

Throttle Body. Bertahan OEM, diremer & dilengkapi velocity stack.

 

“Kalau sudah begitu injector flow rate melalui remap ECU Aracer, lebih mudah diprogram untuk mendapatkan Air Fuel Ratio untuk kebutuhan stop and go, ”jelas Houce yang mencangkok piston Kawahara 58,5 mm.

Sisi lain, Noufal juga memiliki bobot yang ideal. Sehingga, ketika perbandingan kompresi dipatok di 14,5 : 1, tingkat panas mesin masih dibawa limit.

Tapi, akselerasi dihasilkan super bengis. “Sampai rolling speed di u-turn mesti diumpan di gigi 2, agar speed tetap mengalir, ”pungkas Noufal yang meninggalkan jauh rivalnya.   teks - foto : collins

 

Similar Articles

  • Onesixeight Indiel MX-GTX Openchampionship 2020, Semarang : SERI PEMBUKA PALING SPEKTAKULER & DOMINASI JAWARA WAJAH BARU
  • STW 88 AMRF Kaisar Motor UD Hasil Bumi CLD Mufler - AMRF UD Hasil Bumi JTMX ART Industries ADD CLD Ngawi : ONE MAKE RACE MEMANG MENGGODA & SESUAI PREDIKSI H. DAVID BOS ANUGRAH MANDIRI RACING FACTORY
  • Rossi Tak Finish di MotoGP Emilia Romagna 2020, KTM Masuk 3 Besar
  • Relaunching AHRS Helmet Mirach & Superpro Jaharun Circuit, Sumatera Utara : TAK SAMPAI PANGKAS BAJET BANGUN KUDA BESI & HELMNYA SANG JAWARA