Sampono Perfumery MX Team, Cimahi : INI MASIH AWAL, TENGAH MUSIM KOMPETISI 2026, SIAP JADI ANCAMAN MX125 !

Tahun ini menjadi fase terberat bagi Alvianzar Larkaa Friadi, putra pangeran Sampono Perfumery, yang lagi beradaptasi di kelas MX125.

Tercatat sesi adaptasi Larkaa sapaan buah hati H. Wendra Friadi itu, telah berlangsung di awal tahun 2025, selain menuntaskan sesi pelatihan di MX85.

Strategi matang dan serba terukur ini, dalam mode serius, terus disosialisasi, untuk menumbuhkan mental bertarung dan nyali di jenjang lebih tinggi !

Include up grade improve personal power, menghadapi brutalnya special engine 125, sehubungan eksekusi late braking, manuver berbanding wheel base, sampai geometri center of gravity.

Kendati telah menemukan chemistry dengan KTM 125 SX pacuan-nya, tapi rival-rivalnya yang ada di kelas ini, dominasi para petarung Pro !

Aktualnya, Larkaa secara psikis, fisik, dan tekniknya telah matang, saat perform menghadapi laga bergengsi Cleosa MX GTX Series 2026, di sirkuit Bantiran, Bandungan, Semarang, belum lama ini.

Larka sempat berada di koloni barisan depan ! Racing line, teknik merapikan handicap, sampai kontrol endurance mesin, telah familiar dikuasai oleh Larkaa.

Materi pola mengatur postur, sebagai penunjang optimalisasi handling dan menggeser titik berat kuda besi, dieksplore rapi mengiringi aksi crosser dengan nomor lambung #48 itu.

Bahkan Larkaa tanpa beban mengimbangi rival seniornya, di lintasan dengan track berkontur gravel kering yang dikenal licin.

Teknik mengumpan power dan menggantung RPM, jadi pelajaran berharga bagi Larkaa di laga, yang dijubeli petarung Nasional.

Di sisi lain, Divisi Teknik Sampono Perfumery MX Team, dari tepi lintasan, terus memonitor aksi dan gaya balap Larkaa.

Dalam keterangan resminya, H. Wendra Friadi owner "Sampono Perfumery" distributor parfum, yang telah menguasai market share 35% parfum di Indonesia memaparkan, "tahun ini merupakan momentum krusial, terkait evaluasi kemampuan menyeluruh Larkaa, untuk persiapan Go Nasional.

Tekad, fisik, materi training dan berkesinambungan mengikuti laga, jadi tarjet utama Larkaa di tahun ini.

Sembari mencari input intrik dari gaya balap para seniornya, include up date pembanding teknologi kuda besi.

Saat ini yang justru jadi tantangan Larkaa, lebih ke materi memenej fisik, kapan saatnya nahan dan memforsirnya.

Karena faktor usia, berbanding passion darah muda-nya, masih erat terkorelasi mempengaruhinya, "urai H. Wendra Friadi.    skg