Nama MH. Said Abdullah sejak tiga tahun belakangan ini mengemuka, sehubungan kiprah dan partisipasinya, dalam menggairahkan jagad racing kompetisi otomotif.
Baik di laga GTX, MX dan Drag Bike, nama MH. Said Abdullah, pelan tapi pasti terus bertransformasi menjadi icon olahraga adrenalin otomotif.
Makin spesial include didalamnya, turut menghadirkan regenerasi !
Impact tingginya intensitas kejuaraan GTX, MX dan Drag Bike, atas prakarsa MH. Said Abdullah, bersama rekan seperjuangan-nya.

"Pemilihan venue jadi lebih merata di penjuru wilayah kantong-kantong penggila otomotif.
Bahkan, pengaruhnya cukup krusial, menjaring talenta rider-rider new Comer, "sapa hangat Ipunk ujung tombak Sabana Racing Organizer.
Sekilas infonya, "Sabana Racing Organizer" adalah partner yang menggawangi program kerja MH. Said Abdullah dan berfokus pada event-event otomotif di Indonesia bagian Timur.

Point ini pula, hadirnya MH. Said Abdullah tercatat sukses memberi warna baru, menciptakan sebuah "Era Baru", bagi Gen Z, dalam berkompetisi, berkarier dan berprestasi, dalam perebutan ajang supremasi !
Statistik ini "setara" dengan terciptanya spektrum baru, sehubungan level teknik dan kapasitas skill rider, improve teknologi terkini, hingga metodhe up grade performa mesin, yang diadopsi.
Atmosfir kompetisi tercipta lebih obyektif dan berimbang, pertumbuhan rider new Comer tak lagi menjadi wacana, tapi juga mulai terasa dampaknya, terhadap lingkungan lalu lintas yang makin kondusif.

"Karena faktor psikis Official Team yang akan berlaga, tinjauan pada lingkup tracking peta kekuatan dan kans, masih memiliki peluang jadi jawara.
Dasar ini yang kemudian mendorong, dalam pernyataan sikap, untuk tampil di kejuaraan resmi yang diback up sepenuhnya oleh Djava cigarette.
Konsep ini, melalui beberapa kelas-kelas aspiratif, selalu kami tekankan untuk selalu dibuka dan disosialisasi, "jelas Ipunk.

Mantapnya, saat pagelaran Motoprix 2026 seri perdana di sirkuit GBT, Surabaya, Minggu silam, Ipunk, bersama Yon dan Kadir secara exclusive datang melihat teknis pelaksanaan.
Dari layout Paddock, space waiting zone, penempatan timbangan, desain back ground podium, penempatan A Board sponsor, Umbul-Umbul sponsor, Bando titel kejuaraan, sampai quota Marshall di masing-masing kompartemen, dikaji seksama.

Menurut Ipunk, kedatangan-nya di sirkuit GBT, Surabaya ini spesial untuk "study banding", mendalami teknis pelaksanaan laga.
"Agar kami tak hanya sekedar pandai menilai dan mencela, tapi juga instropeksi secara internalnya, "senyum Ipunk.
Diproyeksikan untuk mengkomparasi kemasan kejuaraan, agar bisa lebih baik dan spektakuler, demi adik dan saudara kami tercinta.

Bahkan, Ipunk, Yon dan Kadir, tampak berbincang dengan beberapa Marshal, terkait lingkup tugas dan area yang dinaungi.
Termasuk, "ngopi" bersama Team Promosi Event Organizer, membahas topik promosi event atau kejuaraan di Medsos.
Sejak dini, sengaja persiapan ini kami sosialisasi, jelang laga spektakuler di pelataran stadion Kanjuruhan, Kepanjen, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan pada 1 Agustus mendatang.

Turut menjadi bagian seri ke-2, lanjutan "Rookie Drag Bike MH. Said Abdullah Series 2026", seri perdana yang telah berlangsung di sirkuit GBT Surabaya.
"Dipakainya venue stadion Kanjuruhan, Kepanjen di Seri ke-2 ini, kuat kami pertimbangkan dari konten dan nilai strategisnya.
Karena Kepanjen, kami nilai sebagai wilayah transit dengan akses yang relatif mudah dijangkau, oleh Racing Team dari Blitar, Pandaan, Tulungagung dan Pasuruan.
"Kemudian, untuk Kabupaten Malang sendiri, dari hasil survey Team Sabanah Racing Organizer di lapangan, posisinya masih kuat sebagai "kantong" penggemar top speed.
Landasan itu, yang kemudian kami sikapi dan menginterpretasikan keinginan Paduka MH. Said Abdullah, untuk bisa menjadi cooling system, seiring pesatnya pertumbuhan rider-rider New Comer, "bijak Ipunk bersimpati. skg



















































